
Pasar global kembali berada dalam mode menghindari risiko saat para trader AS dan Kanada kembali beraktivitas setelah libur panjang. Kekhawatiran menjelang rilis awal data aktivitas Februari dari Zona Euro, Inggris, dan AS turut memperburuk sentimen. Selain itu, data inflasi Kanada dan data ZEW Zona Euro menjadi sejumlah faktor tambahan yang perlu dicermati pelaku pasar.
Sentimen negatif, ditambah kenaikan kembali imbal hasil obligasi Treasury AS, menopang rebound Dolar AS. Hal ini pada gilirannya menambah tekanan turun pada AUDUSD, selain karena pasangan ini juga menjadi barometer risiko.
EURUSD dan GBPUSD juga melemah, sementara NZDUSD tampaknya bersiap menghadapi keputusan RBNZ pada hari Rabu di tengah kekhawatiran bahwa siklus kenaikan suku bunga akan dihentikan sementara.
Di pasar lain, harga emas mematahkan tren kenaikan selama tiga hari, sementara minyak Brent menghapus kenaikan pada hari sebelumnya di tengah harapan akan pasokan energi yang lebih besar dan USD yang lebih kuat.
Mata uang kripto juga tak luput dari penguatan greenback, sementara BTCUSD dan ETHUSD bergerak perlahan di dekat level tertinggi dalam beberapa pekan di tengah beragam kabar dari industri.
Berikut adalah pergerakan terbaru aset-aset utama:



Menyusul kekhawatiran geopolitik baru-baru ini dan munculnya harapan baru bahwa Fed akan kembali menaikkan suku bunga, para trader menjadi menghindari risiko di tengah kondisi pasar secara keseluruhan pada Selasa. Para trader juga menyambut berita yang muncul pada awal hari, yang mengisyaratkan meningkatnya ketegangan saat AS bersiap mencapai kesepakatan dagang dengan Taiwan dalam waktu dekat, sementara China dituduh mendukung Rusia. Meski demikian, kekhawatiran akan melemahnya pemulihan ekonomi Zona Euro dan semakin beratnya kondisi ekonomi Inggris akibat Brexit turut menekan minat terhadap risiko.
Akibatnya, Dolar AS mengawali pekan dengan posisi yang lebih kuat saat para trader menantikan PMI AS. Penguatan ini, ditambah kekhawatiran bahwa AS akan kembali melepas cadangan minyak strategis dan kesiapan Arab Saudi untuk mengubah kesepakatan pemangkasan produksi jika diperlukan, menekan harga minyak Brent.
Kekhawatiran terkait China dan ekspektasi sikap hawkish bank sentral kembali memunculkan tekanan bearish pada emas. Sementara itu, NZDUSD mencatat penurunan terbesar di antara pasangan mata uang G10, karena bencana alam di negara Pasifik tersebut tampaknya menambah dampak kenaikan suku bunga terhadap perekonomian Auckland.
Di sisi lain, mata uang kripto kesulitan membenarkan metrik on-chain yang positif dan arus masuk yang meningkat di tengah kekhawatiran akan regulasi yang ketat dan lebih banyak kebangkrutan.
Baik data sentimen maupun aktivitas ekonomi Zona Euro, PMI bulanan dari Inggris dan AS, serta angka inflasi Kanada, semuanya akan membuat hari ini sibuk. Namun, ekspektasi hawkish terhadap The Fed yang masih kuat dan suasana risk-off tampaknya membuat para pembeli dolar AS tetap optimistis.
Semoga keberuntungan menyertai trading Anda!